The Silent Support System

Perhatian!!
Ini khusus bagi kalian yang mau belajar lebih baik lagi mencintai pasangan kalian. Berarti, ini ditujukan bagi kalian yang sudah punya pacar, atau sedang jalan dengan pasangan hidup kalian. Semoga langgeng. Bagi yang belum pacaran, siapkan mental untuk mendapatkan pengetahuan yang nggak pernah kalian ketahui.

Sering kali orang nanya sama gw, “kok lo bisa awet ?”, “kok dia nggak ngerasa lo kurang ajar ?”, “kok dia …” , “kok dia …”

Hal ini biasa ditanyain sama orang orang yang telah mengenal gw di kehidupan sebelumnya. Mereka mengenal gw yang suka gonta ganti pasangan, dan seringkali bukan cewek yang ninggalin gw, tapi gw yang ninggalin mereka. Ada cara agar kalian bisa awet, langgeng, tanpa salah satu menjadi pihak yang lebih dominan dibanding yang lain. Cara itu, gw sebut sebagai “Silent Support System”.

Seringkali kita melihat pasangan yang sedang saling cinta, melakukan pengorbanan dengan keras sekali. Biasanya, pihak cowok yang melakukan dan pihak cewek, petentang petenteng tebar pesona sama cowok lain.

Mungkin pernah suatu waktu, kalian ngelihat pihak cowok ngebawa begitu banyak belanjaan sampai jalan terhuyung huyung, sementara pihak cewek cuma bawa tas kecil dengan dandanan necis. Atau kalian pernah ngelihat cowok yang sms cewek nya lebih dari 3x sehari.. ngomongin “UDAh mAMam BELum KAMyU ?” atau ngasih puisi puisi nggak jelas sok romantis seperti “Kamu seperti bunga yang indah, dan aku adalah lebah yang setia menemanimu”. padahal lebah itu nggak setia, dia pindah dari satu bunga ke bunga yang lain dalam satu hari sampai terkumpul apa yang dicari nya
Ciri ciri diatas adalah ciri ciri pria yang begitu mendambakan akan cinta. Hampir semua pria yang sedang jatuh cinta pasti mengerti kenapa hal itu di lakukan.

Padahal, tahukah kamu semakin disanjung para wanita itu, semakin kebal hati nya dengan sanjungan mu ?
Sanjung sekali dua kali oke, pada saat nya kamu menyanjungnya ke 100x, dia akan bertanya “lo ngapain sih, kurang kerjaan banget”.

Kembali ke sifat dasar wanita yang merupakan defender dan pelindung bagi diri nya dan anak anaknya, sekali serang dengan sanjungan, dia masih kena. 100x serang dengan sanjungan ya tentu saja tanpa sadar dia menampik sanjungan lo. Dan cowok cowok yang melakukan hal diatas, pasti langsung sakit hati, merana dan meratapi nasib mencintai orang yang salah. Padahal nggak begitu ! Itu sifat dasar wanita. Itu saja.

Silent Support System nggak sengaja gw ciptakan, dan pada akhirnya gw ketahui setelah penelusuran yang cukup unik,
“kenapa yang gw gak serius pacaran, gak mau gw tinggalin, sementara yang gw cinta mati malah ninggalin gw ?”

Kalian tau, saat gw cinta mati, gw juga bersikap layaknya orang goblok. Gw bawain bunga cewek gw, gw bawain makan siang, gw bawain ini itu, bahkan gw rela harus nginep di tempat dingin dan bauk hanya karena gw gak bisa pulang dari rumah nya. Ya gw juga pernah jadi pria seperti itu! Dan berapa umur hubungan itu ? Gak sampai setahun!! Gw ditinggal pergi!! Bayangkan! Gw pernah menjadi pria itu dan gw bisa merubahnya.

Silent Support System sebenarnya sesederhana ini :
misal pacar gw adalah seorang penulis novel. Gw juga suka menulis. Bukan novel, tapi artikel lepas semacam ini.
Sama sama menulis, suatu hari dia minta gw menuliskan untuk novel nya.
Bagi seseorang yang cinta mati dengan cewek nya, dia akan langsung “oke” nggak pake mikir. Pada saatnya tulisan itu nantinya naik ke editor, editor akan mencak mencak nggak karuan karena sebagian novel nya berisi artikel !

Seharusnya begini :
missal pacar gw adalah seorang penulis novel. Gw juga suka menulis. Bukan novel, tapi artikel lepas semacam ini.
Sama sama menulis, suatu hari dia minta gw menuliskan untuk novel nya.
Karena mengetahui bahwa itu nggak mungkin dilakukan oleh gw, gw akan bilang “nggak.”. Lalu gw jelasin alasannya kenapa gw gak bisa melakukan itu.

Contoh lagi :
pacar gw diminta untuk mengisi acara di suatu tempat yang jauh, dan dia minta gw untuk mengantar.
Karena gw bisa nyupir dan gw enjoy nyetir, gw akan bilang “Iya.” Ke Lampung sekalipun gw mau. Karena gw memang suka jalan jalan. Sementara pacar gw ngisi acara disitu, gw bisa jalan jalan motret motret berbagai hal yang emang hobi gw.

Intinya adalah,
saat lo mau dan lo mampu untuk itu, bilang “yes”
saat lo mau tapi nggak mampu untuk itu, bilang “no”
saat lo nggak mau tapi mampu untuk itu, bilang “no”
saat lo nggak mau sama sekali, bilang “no”
jangan biasakan untuk bilang “yes” tanpa mikir.

KALO ITU GW JUGA TAU!

Jangan salah, yang gw tanamkan disini bukan lo yang seenak nya sendiri, jadi jerk, enggak. Tapi profil lo dimata cewek lo. Lo harusnya jadi orang yang bisa memimpin, punya pendirian, punya keinginan dan mimpi kuat, dan punya keyakinan bahwa jalan lo nggak salah. Wanita butuh dipimpin, itu yang disukai oleh mereka. Pimpin diri lo sendiri dan pimpin wanita lo untuk mewujudkan mimpi nya. Saat mimpi nya menjadi tak mungkin untuk dikejar, gunakan kata “tidak” agar kalian berdua nggak masuk ke jurang yang salah.

Bilang “enggak” pada beberapa hal yang diminta pacar / istri lo, bukan hal egois. Itu untuk kebaikan kalian sendiri. Dan kalian sudah menunjukkan bahwa kalian bisa memimpin mereka. Bilang “Iya” pada semua permintaan pasangan, akan dengan segera mengantarkan kalian ke jurang percintaan, dimana wanita akan dengan segera menjadi dominan, dan kalian akan dengan segera tak lagi di dengarkan, dan status kalian akan segera berubah status dari pacar menjadi babu.

Lalu mengapa ini disebut Silent Support System ?

1. Karena kebanyakan wanita nggak sadar bahwa pada saat kita menyatakan “ya” atau “tidak” kita sedang mengambil jalan terbaik bagi mereka. Kebanyakan, pada saat gw bilang “ya”, mereka akan melompat lompat bagai kelinci terus mendaratkan kecupan mesra karena akhirnya ada satu hal yang gw turuti. Karena biasanya gw selalu bilang “males ah”. Mereka nggak tau pada saat gw bilang “males” itu gw sedang memikirkan sisi negatif yang bakal mereka dapatkan lebih banyak ketimbang sisi positif nya.

2. Karena lo nunjukkin kualitas kepemimpinan lo yang akan jadi penunjang hubungan ini selanjutnya. Wanita suka dipimpin dan kita semua tau hal itu. Maka dengan menunjukkan bahwa beginilah pola kepemimpinan kalian, maka dia nggak akan main main dengan lo, nggak akan dia menjadikan lo babu atau dispenser. Nope. Inilah yang jadi “support” dalam hubungan lo.

3. Katakanlah suatu hari kalian terpisah, bubar jalan. Dia sebagai wanita akan kehilangan tonggak kepemimpinan nya, dan limbung. Dari pengalaman gw, beberapa memilih pergi keluar dari kota karena “kehadiranmu ada dimana mana, aku nggak kuat”, beberapa lagi akan kembali ke lo dan bilang “jangan tinggalin gw please, ternyata gw gak sadar kalo lo sangat berarti.” sambil menangis tersedu sedu, beberapa lagi langsung meralat aksi nya begitu mau meninggalkan. Dan semacam nya Inilah system nya. Bikin mereka mikir 1000x buat ninggalin lo.

Bagi yang berkeluarga, saat terpisah jauh, sms kangen dari pasangan dan telpon berjam jam pasti terjadi

Silent Support System sangat mudah diterapkan, dan sehat bagi kalian berdua. Tidak ada yang dirugikan disini, karena pria harus mikir untuk mengucapkan “ya” atau “tidak”, bukan berarti menjadi jerk. Dan pihak wanita akan dengan segera sadar bahwa pilihan mu adalah pilihan yang tepat. Pria itu benar benar menjadi ksatria kuda putih dambaan nya.

Tingkatkan wawasan, pertajam logika, cerdaskan diri sendiri. Putuskan semua dengan tenang dan logis. Wanita mu sendiri yang akan menebarkan cerita bahwa lo sangat keren! Nggak butuh waktu lama sebelum kalian jadi dambaan wanita

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s